Ayah Modern Dalam Kehidupan Anak Modern
Ayah Modern Dalam Kehidupan Anak Modern. Tren keluarga muda masa kini adalah kedua pihak, ayah dan ibu, bekerja. Mereka berpandangan memiliki tanggung jawab yang sama untuk terlibat dalam pengasuhan anak. Informasi yang cepat mempengaruhi para ayah muda. Mereka menganggap menjadi ayah adalah sesuatu yang sangat penting. Jadi, memang, tren keluarga baru itu memang ke arah itu.
Hal perlu digarisbawahi adalah, ayah yang dibutuhkan anak bukanlah ayah yang hadir secara fisik saja, melainkan ayah yang benar-benar hadir dalam hidup anak. Seorang yang punya banyak waktu bersama anak pun bisa jadi kehadirannya tidak dirasakan oleh anak. Misalnya, karena ia selalu sibuk dengan dirinya sendiri atau tidak bisa didekati anak. Kehadirannya dirasakan si kecil secara fisik, namun sesungguhnya ayah tidak hadir. Itu sama seperti tidak ada ayah sama sekali. Perlu dipahami bahwa kehadiran ayah itu bukan semata-mata dia ada di rumah, tapi hadir secara utuh dalam kehidupan anak.
Ada lima aspek penting yang perlu diketahui ayah untuk mengevaluasi apakah di tengah keterbatasan waktunya, kehadirannya bisa cukup memadai untuk si kecil.
1. Ayah sacara emosional punya rasa tanggung jawab pada anak dan perilakunya juga tampak sebagai perilaku yang bertanggung jawab pada anak.
2. Secara emosional ayah punya ikatan dengan anak dan sebaliknya. Ini yang sebenarnya bisa dicapai, walau ayah tinggal berjauhan dengan keluarga.
3. Secara fisik bisa dijangkau. Jika anak masih balita, maka sosok ayah bisa dipeluk dan diajak bermain. Kasih sayangnya juga tampak.
4. Menyediakan kebutuhan-kebutuhan material yang menunjang perkembangan anak secara optimal.
5. Ayah ikut serta dalam pengambilan keputusan penting yang berkaitan dengan perawatan anak.
Kedekatan anak dengan ayah sangat penting. Tanpa kehadiran ayah, di masa depan anak bisa mengalami berbagai masalah. Misalnya, ketika di Sekolah Dasar ( SD ) atau Sekolah Menengah ( SMP ), anak merasa tidak aman menghadapi lingkungan sekitarnya. Pada anak laki-laki cenderung ditemukan masalah perilaku, memiliki masalah-masalah agresif, tidak sabar, kurang toleransi terhadap frustasi, atau problem akademik yang rendah. Kalau pada remaja, anak tidak memiliki hasrat yang tinggi mencapai prestasi terbaik atau masalah premarital sexual, seks sebelum menikah. Bila ditarik ke belakang, berbagai masalah ini seringkali ada hubungan dengan ketidakhadiran ayah.
Ayah punya karakteristik hubungan yang khas dengan anak, yang berbeda dengan ibu. Ini bisa dipakai ayah untuk mendekati anak. Misalnya, ayah adalah partner bermain, apalagi untuk anak balita. Buat anak, bertemu ayah menimbulkan kegembiraan karena menimbulkan petualangan. Bermain dengan ayah lebih aktif, lebih eksploratif, lebih membuat mereka merasa kompeten.
Bisa jadi ayah yang punya waktu sedikit memanfaatkan waktu dengan aktifitas bermain. Bermain itu tidak hanya bermain, memandikan anak, makan bersama bisa dimanfaatkan sebagai sarana bermain. Manfaatnya banyak sekali. Kegiatan lain adalah membaca. Kegiatan ini sangat mempengaruhi kemampuan verbal anak laki-laki dan perempuan. Bahkan dalam hal ini pengaruh ayah lebih signifikan daripada ibu.
Kebiasaan membaca dengan ayah lebih meningkatkan kemampuan verbal anak secara signifikan. Ini unik. Ada dugaan, ayah cenderung memakai bahasa yang lebih kompleks daripada ibu. Waktu ayah mengajari anak membaca, ada yang khas bahwa penyampaian oleh pria lebih merangsang kemampuan verbal anak.
Keterlibatan ayah membuat prestasi belajar anak lebih bagus, dan persepsi diri tentang kemampuan diri anak lebih tinggi daripada anak-anak yang ayahnya tidak terlibat. Ini merupakan peluang bagi ayah untuk terlibat dalam waktunya yang sempit.
Dukungan ibu dalam hubungan ayah-anak sangat penting. Oleh sebab itu perkawinan mereka harus sehat. Ayah-ibu harus fleksibel menghadapi perubahan yang terjadi. Ibu sebenarnya seperti juru bicara ayah. Apa yang ibu sampaikan tentang ayah yang tertangkap anak secara verbal atau nonverbal itu yang ditangkap si kecil. Selama Ayah Tak Ada, Peran Ibu Sangat Penting. [ Kajian Rumahtangga ]
Baca Juga Yang Ini :
-
Artikel Islam Lengkap
-
Hari Gini Masih Perawan ?!
-
Ayah Dalam Rumah Tangga Modern
-
Neraka Yang Mengerikan Itu Bernama Rumah
-
Mendidik Dengan Cinta dan Kasih Sayang
-
Anak Adalah Anugrah Illahi
-
Doa, Usaha dan Tawakal
-
Kesombongan Perdana Dalam Sejarah Umat
-
Educating With Love and Affection
Mungkin Artikel Ini Yang Anda Butuhkan ...
- Anak Adalah Anugrah Illahi
- Mendidik Dengan Cinta dan Kasih Sayang
- Neraka Yang Mengerikan Itu Bernama Rumah
- Ayah Dalam Rumah Tangga Modern
- Hari Gini Masih Perawan ?!
- Jadi Ayah Ternyata Bikin Stress
- Jadilah Orang Tua dan Sahabat Anak
- Katakan Cinta Dalam Bahasa Kasih
- Contoh Lebih Baik Dari Perintah
- Tanamkan Pondasi Kejujuran Pada Anak
- Adakah istri yang tidak cerewet?
Tags: Anak, Ayah, Cinta, Cinta dan Kasih Sayang, Rumah Tangga




March 8th, 2009 at 4:51 pm
Penting dibaca oleh para ayah
March 12th, 2009 at 1:18 pm
masalahnya di negri ini (Indonesia) jarang banget ayah yang mau berbagi dengan anaknya, mulai dari pengalaman dia ketika muda atau tidak
March 15th, 2009 at 12:43 pm
wah serba moderen ya.. tapi tambah rame dan terlalu rame dengan iklan teksnya jadi ribet mas
March 15th, 2009 at 2:26 pm
@BAE : semoga bermanfaat buat kita semua
@herdianto : Setuju…Sehingga sangat dibutuhkan pendidikan dan pembelajaran pranikah yang baik untuk calon ayah dan calon ibu ya.. mas
@torik : Terimkasih atas masukannya. akan segera di perbaiki. maklum sedang belajar.
salam sukses untuk semua
amin
March 15th, 2009 at 5:29 pm
saya memang butuh ayah yang hadir secara emosional, bukan hanya secara fisik, ataukah saya yang kurang bisa memahamin ayah saya?
March 16th, 2009 at 9:08 am
@bias : Terimakasih atas kunjungannya. Memang kadangkala terjadi perbedaan sudut pandang antara orang tua yang masa mudanya terjadi beberapa puluh tahun lalu dengan anak muda yang masa mudanya terjadi pada saat ini.
Namun yang pasti. sebagai anak muda zaman sekarang. harus lebih banyak memahami bahwa kadang-kadang ketegasan dan ketidak pedulian ayah pada anaknya adalah produk masa lalu yang tidak harus kita lanjutkan dan
Kadang-kadang ada juga ayah yang meminta perhatian dan kasih sayang dari anaknya dengan cara yang menurut anaknya adalah ketidak pedulian. padahal ketidak pedulian itu pancingan untuk dipedulikan. demikian
terimkasih
March 16th, 2009 at 2:26 pm
Inspiring content, visit u back bro
March 16th, 2009 at 3:28 pm
@ariwolu : Ya.. Selayaknya sesama blogger saling berkunjung dan menjalin silaturrahmi. terimkasih atas kunjungannya dan salam sukses selalu
terimakasih
March 17th, 2009 at 8:16 pm
bagi seorang ayah harus bisa memberikan contoh yang baik pada anak dan ibu anaknya tapi gimana ya aku aja belum punya anak. tapi trims atas ilmunya ini semoga bermanfaat khususnya bagi yang sudah punya anak agar jangan bersikap seperti anak-anak salam untuk keluarga
March 19th, 2009 at 5:18 pm
Wah, ilmu baru lagi nich. Mantep infonya. Ngumpulin ilmu sebelum jadi ayah
March 21st, 2009 at 12:19 am
Assalãmu`alaykum
makasih bgt, saya ayah baru nih, baru 9 bulan. Manfaat bgt !
Salam kenal
March 21st, 2009 at 6:25 pm
Jadi pengen buruan punya anak nih. Eniwei makasih infonya pak
March 23rd, 2009 at 1:41 pm
@Gyl : semoga bermanfaat bagi kita semua
@SiLmiKãFFa : selamat. Saya baru jadi ayah setelah 5 tahun menikah. yang penting usaha dan sabar
@belajar seo : Yah. kalau sudah mampu. menikah itu hukumnya wajib
salam sukses untuk semua. semogga rahmat Allah selalu menyertai hidup dan kehidupan kita. amin
March 23rd, 2009 at 11:05 pm
Panduan menjadi ayahnya bagus nih..saya minta izin nyimpen artikelnya ya,mas..pingin jadi ayah tapi belum mampu lahir batin nih..ngumpulin ilmu dulu sebelum jadi ayah..
March 25th, 2009 at 11:45 am
@takadakatakata : Monggo mas. Kita tidak akan pernah mampu berbuat apapun apabila kita sudah mengatakan pada diri kita kalau kita tidak atau belum mampu.
Ketahuilah sahabatku
Sesunggunya perempuan yang baik atau perempuan baik-baik itu akan mendatangkan rezki dan keberkahan bagimu. Setiap yang baik pasti diciptakan dari yang baik dengan cara yang baik untuk yang baik pula
Semoga Allah mengabulkan segala niat dan maksud yang baik dari apa yang kita niatkan dan usahakan. amin
terimakasih
September 21st, 2009 at 6:07 pm
Waah..saya masi lama buat jdi ayah..tpi boleh jga artikelnya..makasih y mas..izin baca2 dulu di blog yg keren ini..