JavaScript: JavaScript:
Tanamkan Pondasi Kejujuran Pada Anak. Kejujuran adalah salah satu fondasi utama dan pondasi yang terutama dalam pembangunan karakter manusia. Pondasi kejujuran itu harus sudah ditanamkan minimal sebelum pranatal yaitu ketika sepasang suami isteri sudah mulai berikeinginan untuk memiliki anak. Sehingga ketika Allah berkehendak atas lahirnya seorang anak ke dunia ini, maka anak tersebut diaharapkan sudah merasakan getar-getaran kejujuran itu mulai dari awal proses keberadaannya.
(more…)
Hakikat Ramadhan Sebagai Bulan Percintaan. Bulan Ramadahan atau bulan puasa merupakan bulan mulia dimana pada bulan Ramadhan ini, seluruh umat manusia yang beriman diberi kesempatan oleh Allah SWT sebagai Tuhan Semesta Alam untuk melaksanakan suatu ritual peribadatan puasa yang mulia demi kebaikan manusia itu sendiri.
Allah telah befirman dalam sebuah hadist qudsi yang disabdakan Rasulullah Muhammad SAW yang menyatakan bahwa “ … Sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan langsung menentukan imbalannya ….”
Mengenal Hakikat Cinta. Salah satu sentral maqamat tasauf adalah cinta atau mahabbah, dan tokoh sufi yang biasa menjadi acuan maqamat cinta ini adalah Rabi’ah al- ‘Adawiyah. Ketika Rabi’ah ditanya apakah ia membenci setan, ia menjawab bahwa cintanya kepada Tuhan tidak memberi tempat di dalam hatinya untuk membenci kepada siapa pun. Dalam konsep tasauf, tingkat cinta Rabi’ah al- ‘Adawiyah itu merupakan cinta yang tertinggi kualitasnya.
Dalam kitab Ihya ‘Ulum al-Din, Imam Ghazali menjelaskan bahwa kualitas cinta terbagi menjadi empat tingkatan yaitu :
Jadilah Orang Tua dan Sahabat Anak. Tidak ada alasan yang cukup kuat bagi orang tua untuk tidak bergaul secara erat dan membangun persahabatan yang akrab dengan anak-anaknya. Kesibukan dan rasa capek serta lelah yang dialami setelah bekerja seharian bukanlah alasan yang sangat tepat untuk tidak menyediakan waktu buat anak-anak yang merupakan jiwa-jiwa suci dan anugrah tak nilai dari Sang Pencipta, tetapi kepenatan dan keletihan yang dialami seharian secara otomatis akan berangsur hilang dengan sendirinya apabila orang tua menyadari betapa pentingnya kehadirannya sebagai orang tua bagi anak-anaknya, sehingga orang tua yang bijaksana akan selalu meluangkan waktu secara khusus untuk mengenali dan menggauli anak-anaknya dengan baik
Ayah Modern Dalam Kehidupan Anak Modern. Tren keluarga muda masa kini adalah kedua pihak, ayah dan ibu, bekerja. Mereka berpandangan memiliki tanggung jawab yang sama untuk terlibat dalam pengasuhan anak. Informasi yang cepat mempengaruhi para ayah muda. Mereka menganggap menjadi ayah adalah sesuatu yang sangat penting. Jadi, memang, tren keluarga baru itu memang ke arah itu.
Hal perlu digarisbawahi adalah, ayah yang dibutuhkan anak bukanlah ayah yang hadir secara fisik saja, melainkan ayah yang benar-benar hadir dalam hidup anak. Seorang yang punya banyak waktu bersama anak pun bisa jadi kehadirannya tidak dirasakan oleh anak. Misalnya, karena ia selalu sibuk dengan dirinya sendiri atau tidak bisa didekati anak. Kehadirannya dirasakan si kecil secara fisik, namun sesungguhnya ayah tidak hadir. Itu sama seperti tidak ada ayah sama sekali. Perlu dipahami bahwa kehadiran ayah itu bukan semata-mata dia ada di rumah, tapi hadir secara utuh dalam kehidupan anak.
Cinta dan Kasih Sayang Ayah Dalam Rumah Tangga Modern. Cinta pada hakikatnya hanyalah sebuah kata. Sebuah kata ajaib yang diberikan Allah swt kepada umat manusia. Dengan cinta itu orang tua mempunyai kekuatan yang tidak ada batasnya dalam merawat dan mengatur rumah tangganya, mendidik anak-anaknya dengan benar yaitu dengan cinta dan kasih sayang yang tulus tanpa pamrih. Cinta yang diliputi degan aura kesabaran yang besar, tidak pemarah, tidak dengki, tidak iri dan tidak mementingkan diri sendiri.
Dengan dan atas nama cinta, orang tua akan rela dan ikhlas mengorbankan seluruh kepentingan dirinya pribadi demi kepentingan keluarganya, terutama demi kepentingan dan kebahagiaan anak-anak buah cinta dan kasih sayang dan anugrah illahi atas pernikahan mereka.
Mendidik dengan Kasih Sayang. Kasih sayang merupakan komponen dasar yang utama dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter atau akhlak anak. Seorang guru yang memiliki rasa kasih sayang yang besar akan sangat mencintai profesinya dibandingkan dengan seorang guru yang lebih berorientasi terhadap uang. Demikian juga murid yang dididik dengan rasa kasih sayang akan merasa betah dan lebih cepat mengerti dan memahami pelajaran yang disampaikan kepadanya.
Orang tua yang selalu mendidik anak-anaknya dengan rasa cinta dan kasih sayang akan membuat suasana belajar dalam rumah tangga menjadi sangat menyenangkan bagi anak. Anak tidak pernah bosan untuk meyerap setiap pelajaran yang diberikan. Karena tidak ada cara yang lebih baik untuk menawan hati anak dan memenangkan kepercayaannya selain dari mengembangkan rasa cinta dan kasih sayang oleh orang tuanya.