<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kajian Hakikat Tauhid &#187; Hakikat</title>
	<atom:link href="http://myrazano.com/tag/hakikat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://myrazano.com</link>
	<description>Kajian Hakikat Tauhid Merupakan Hikmah Ketuhanan Sebagai Bekal Untuk Mendapatkan Ridha dan Hidayah Allah swt</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 08:04:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ada  Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 4 )</title>
		<link>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-4/</link>
		<comments>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-4/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 11:34:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Asma Al-Husna]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban dan Pejelasan]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1419</guid>
		<description><![CDATA[Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 4 ).  Kajian ini merupakan kelanjutan dari kajian sebelumnya pada blog “ Kajian Hakikat Tauhid “ ini yaitu pada kajian “ Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 3 ) “ yang telah disampaikan bahwa menyeret pemahaman realitas ketuhanan dari ranah iman ke dalam ranah akal [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada  Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 3 )</title>
		<link>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-3/</link>
		<comments>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 09:19:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Asma Al-Husna]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban dan Pejelasan]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1414</guid>
		<description><![CDATA[Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 3 ).  Sebagaimana kajian yang telah kita bahas pada kajian sebelumnya yaitu “ Keyakinan atau keimanan, tentang realitas ketuhanan dalam proses penciptaannya merupakan satu paket dengan penciptaan manusia “ pada  postingan Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 2 ) sehingga keimanan atau pengakuan tentang keberadaan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 2 )</title>
		<link>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-2/</link>
		<comments>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 09:01:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jawaban dan Pejelasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali Ke Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1411</guid>
		<description><![CDATA[Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 2 ). Postingan ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya tentang jawaban dan penjelasan atas pertanyaan salah seorang sahabat blogger yang meminta bukti dan pembuktian tentang keberadaan tuhan pada Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 1 ).
 

Kembali kepada materi pertanyaan awal, bagaimana caranya untuk meyakinkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 1 )</title>
		<link>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-1/</link>
		<comments>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 05:16:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jawaban dan Pejelasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali Ke Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1408</guid>
		<description><![CDATA[Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 1 ). Postingan ini merupakan Jawaban dan Penjelasan atas pertanyaan salah seorang sahabat blogger yang meminta bukti dan pembuktian tentang keberadaan tuhan.

 

Sebelum saya mencoba menjawab dan menjelaskan tentang bukti adaya tuhan atau tidak adanya tuhan sesuai dengan pertanyaan yang diajukan dan mungkin secara berturut – turut [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/ada-tidaknya-tuhan-merupakan-realitas-tanpa-bukti-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Al-Mukmin Adalah Zat Yang Memberi Rasa Aman</title>
		<link>http://myrazano.com/al-mukmin-adalah-zat-yang-memberi-rasa-aman/</link>
		<comments>http://myrazano.com/al-mukmin-adalah-zat-yang-memberi-rasa-aman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 03:10:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Asma Al-Husna]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1324</guid>
		<description><![CDATA[Al-Mukmin Adalah Zat Yang Memberi Rasa Aman. Pada awal penciptaannya, manusia adalah makhluk yang lemah, yang sangat membutuhkan bantuan dari sesama makluk lainnya untuk mendapatkan rasa aman. Ia butuh orang lain untuk menjamin makannya, yang menawarkan rasa sakitnya serta yang melindunginya ketika diancam oleh musuh-musuhnya, sehingga sebagai pribadi dan kelompok, manusia akan selalu berusaha untuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/al-mukmin-adalah-zat-yang-memberi-rasa-aman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejelasan Rasionalitas Al-Qur’an</title>
		<link>http://myrazano.com/kejelasan-rasionalitas-al-qur%e2%80%99an/</link>
		<comments>http://myrazano.com/kejelasan-rasionalitas-al-qur%e2%80%99an/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 05:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kembali Ke Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Memahami Logika Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Logika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1315</guid>
		<description><![CDATA[Kejelasan Rasionalitas Al-Qur’an. Sebagai wahyu,  al-Qur’an menuntun umat untuk selalu tadabur dan tafakur terhadap kandungan makna ayat-ayatnya (QS an-Nisa’ [4]: 82 dan QS Ali Imran [3]: 191). Bertolak dari semangat ini,  manusia dibekali perangkat lunak yang berupa “pemikiran” yang hendaknya selalu seirama dengan realitas ayat-ayat al-Qur’an. Ar-Raghib al-Ashfihani berkata,  “Pemikiran adalah suatu kekuatan yang berusaha [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/kejelasan-rasionalitas-al-qur%e2%80%99an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendudukkan Perkara Bid’ah Dengan Benar ( 3 )</title>
		<link>http://myrazano.com/mendudukkan-perkara-bid%e2%80%99ah-dengan-benar-3/</link>
		<comments>http://myrazano.com/mendudukkan-perkara-bid%e2%80%99ah-dengan-benar-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 03:18:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kembali Ke Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Memahami Logika Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban dan Penjelasan]]></category>
		<category><![CDATA[Mukzizat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1251</guid>
		<description><![CDATA[Mendudukkan Perkara Bid’ah Dengan Benar ( 3 ) ; Contoh Bid’ah Hasanah Dalam Penetapan Hukum Barang Makanan. Setelah pada dua kajian yang lalu kita telah mencoba membahas tentang makna bi’ah dan hakikat bid’ah serta macam-macam bid’ah , berikut ini kita kita akan mencoba melihat salah satu metoda atau strategi yang diambil oleh para ulama dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/mendudukkan-perkara-bid%e2%80%99ah-dengan-benar-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bertasawuf Dalam Syariat</title>
		<link>http://myrazano.com/bertasawuf-dalam-syariat/</link>
		<comments>http://myrazano.com/bertasawuf-dalam-syariat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 14:02:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kembali Ke Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Makrifat]]></category>
		<category><![CDATA[Syariat]]></category>
		<category><![CDATA[Tariqat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1078</guid>
		<description><![CDATA[  
 
Bertasawuf Dalam Syariat. Dari segi bahasa, syariat adalah tempat yang didatangi atau dituju oleh manusia dan binatang untuk meminum air, sedangkan menurut istilah syara’ syariat merupakan nas-nas yang suci yang dikandung di dalam Al Qur&#8217;an dan As Sunnah. 
 
Syekh Amin Al Kurdi memberikan batasan syariat, dengan hukum-hukum yang diturunkan Allah swt [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/bertasawuf-dalam-syariat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hakikat Awal Nur Muhammad</title>
		<link>http://myrazano.com/hakikat-awal-nur-muhammad/</link>
		<comments>http://myrazano.com/hakikat-awal-nur-muhammad/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 11:48:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hakikat Nur Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=1022</guid>
		<description><![CDATA[   
 
Hakikat Awal Nur Muhammad. Pamahaman tentang hakikat Nur Muhammad pada umumnya dimulai dari kajian asal yaitu ketika, seluruh alam belum ada dan belum satu pun makhluk diciptakan Allah swt. Pada saat itu yang ada hanya zat Tuhan semata-mata, satu-satunya zat yang ada dengan sifat Ujud-Nya. Banyak dari kalangan sufi memahami bahwa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/hakikat-awal-nur-muhammad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Harus Belajar Tasawuf ?!</title>
		<link>http://myrazano.com/mengapa-harus-belajar-tasawuf/</link>
		<comments>http://myrazano.com/mengapa-harus-belajar-tasawuf/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 10:58:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Hakikat Mursyid]]></category>
		<category><![CDATA[Kembali Ke Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Mursyid]]></category>
		<category><![CDATA[Tariqat]]></category>
		<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myrazano.com/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa Harus Belajar Tasawuf ?!. Sebelum kita melanjutkan kajian tentang Hakikat Mursyid dalam Kajian Hakikat Tauhid ini, marilah kita terlebih dahulu melakukan kajian tentang ilmu syariat, ilmu hakikat dan ilmu tariqat yang merupakan satu rangkaian yang saling berhubungan dan saling memaknai serta saling menguatkan antara satu sama lain dalam pencapaian kesempurnaan nilai ibadah yang disebabkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://myrazano.com/mengapa-harus-belajar-tasawuf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
