JavaScript: JavaScript:
Hakikat Awal Nur Muhammad. Pamahaman tentang hakikat Nur Muhammad pada umumnya dimulai dari kajian asal yaitu ketika, seluruh alam belum ada dan belum satu pun makhluk diciptakan Allah swt. Pada saat itu yang ada hanya zat Tuhan semata-mata, satu-satunya zat yang ada dengan sifat Ujud-Nya. Banyak dari kalangan sufi memahami bahwa pada saat itu zat yang ujud yang bersifat qidam tersebut belumlah menjadi Tuhan karena belum bernama Allah, Untuk bisa dikatakan sebagai tuhan, sesuatu itu harus dan wajib ada yang menyembahnya. Apabila tidak ada yang menyembah maka tidak bisa sesuatu itu dikatakan sebagi tuhan. Logikanya demikian
Hakikat Salawat Malaikat kepada Nabi Muhammad saw. Setelah cukup lama tertunda catgory “ Kajian Salawat “ ini, kali ini saya akan mencoba melanjutkannya setelah pada postingan sebelumnya difahami hakikat salawat Allah terhadap nabi Muhammad saw ( mungkin bisa dibaca disini ). Kali ini dengan tetap mengacu kepada ayat ke – 56 dari Al-Quran surat al-Ahzab yang berbunyi “ Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk nabi, Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya “
Hakikat salawat malaikat dalam kontek ayat tersebut dapat dilihat dari dua sudut pandang yang berbeda dengan tujuan yang tetap mengarah pada satu titik yang sama yaitu kemuliaan dan kesejahteraan kepada nabi Muhammad saw sebagai makhluk yang agung disisi Allah swt.